tukang taman jogjaTIPS MENANAM POHON BUAH NAGA

Tukang Taman Jogja – Siapa sih yang tidak suka dengan buah naga? Buah naga yang terkenal dengan merahnya. Sampai-sampai, setelah kita makan BAK maupun BAB kita berubah warna menjadi kemerah-merahan. Buah ini sangat enak dan manis, dan juga memiliki khasiat atau manfaat yang baik untuk tubuh kita. Nah bagaimana jika dipekarangan Anda terdapat pohon buah naga? Pasti mengasyikkan bukan? Yuk menanam pohon buah naga di pekarangan Anda.

Cara Menanam Pohon Buah Naga

pupuk buah naga

Cara menanam buah naga yang telah terbukti mendapatkan panen melimpah

Berikut cara menanam buah naga yang telah kami terapkan, dan telah terbukti mendapatkan hasil panen buah naga yang melimpah. Dulur-dulur bisa mencoba cara yang kami terapkan berikut :

Bajak Tanah / Lahan Tanaman Buah Naga

Langkah pertama dalam budidaya buah naga yaitu dengan membajak tanah / lahan sedalam ± 20 cm. Setelah itu dulur-dulur bisa menaburkan pupuk kandang sebanyak 10-20 ton per ha, kemudian semprot dengan GDM Black BOS di tanah pada kondisi tanah lembab atau basah.

Fungsi penyemprotan GDM Black BOS adalah untuk meremediasi tanah yang keras agar menjadi lebih gembur, mempercepat proses pengomposan dalam tanah, menghilangkan jamur dan bakteri pathogen tanah. Semua itu bisa dilakukan karena bekteri pada GDM Black BOS dapat meghasilkan antibiotik dan enzim untuk melawan bakteri dan jamur merugikan pada tanah.

Siapkan Tiang Penyanggah

beton buah naga

Cara menanam buah naga dengan menggunakan tiang penyanggah

Siapkan tiang penyanggah yang terbuat dari beton berukuran 10cm x 10cm dengan panjang 150 cm kemudian tancapkan 50 cm ke dalam tanah / lahan tanaman buah naga yang telah diolah.

Pada ujung tiang penyanggah berikan besi berbentuk lingkaran atau bisa dari juga dari ban bekas untuk menopang cabang agar tidak patah.

Pada setiap tiang penyanggah ditanam 4 bibit buah naga dengan jarak 30cm dari tiang penyanggah. Untuk awal tanam, beri pupuk kandang sebanyak 5-10 kg pada setiap lubang tanam.

Buatlah Parit di Sekitar Lahan Budidaya Buah Naga

Cara menanam buah naga selanjutnya yaitu dengan membuat parit di sekeliling lahan buah naga yang berguna untuk saluran drainase di areal kebun agar saat hujan air tidak menggenangi lahan terlalu lama, sehingga dapat mencegah tanaman buah naga menjadi busuk.

Bibit Buah Naga

bibit buah naga

cara menanam buah naga ditentukan oleh bibit dan perendaman dengan pupuk buah naga organik

Gunakan bibit buah naga dari indukan yang sehat, tahan penyakit dan memiliki potensi hasil yang tingi.

Kemudian rendam bibit buah naga tersebut dengan pupuk buah naga organik cair GDM Spesialis Buah sebanyak 1 gelas air mineral yang dilarutkan dengan 10 liter air dan rendam selama 1-2 jam.

Fungsi perendaman bibit menggunakan pupuk buah naga organik cair GDM Spesialis Buah adalah untuk menghilangkan penyakit tular bibit dan memberikan hormone pada bibit untuk mempercepat pertumbuhan tanaman buah naga.

Jarak Tanam Buah Naga

Setelah dulur-dulur merendam bibit buah naga dengan pupuk buah naga organik cair GDM Spesialis Buah, dulur-dulur dapat menanam bibit buah naga dengan jarak tanam 2,5 x 3 m. Sehingga dalam luasan lahan 1 hektar membutuhkan tiang penyangga sebanyak 2000 dan bibit tanaman buah naga sebanyak 8000.

Pemeliharaan Tanaman Buah Naga

budidaya buah naga

Pada budidaya buah naga, pemeliharaan merupakan faktor penentu hasil panen

Pemeliharaan merupakan faktor penting dalam budidaya buah naga, oleh karena itu dulur-dulur harus melakukan pemeliharan tanaman buah naga dengan baik dan benar. Berikut cara pemeliharaan buah naga yang baik dan telah terbukti dapat meningkatkan hasil panen.

Sistem Pengairan Pada Tanaman Buah Naga

Pada tahap pertumbuhan, dulur-dulur harus menjada sistem pengairan. Pengairan dilakukan setiap hari dan saat pemberian air diusahakan tidak berlebihan karena dapat membuat tanaman buah naga menjadi busuk.

Kemudian jangan lupa juga untuk pembersihan gulma/rumput harus rutin dilakukan agar tanaman buah naga dapat tumbuh maksimal.

Beri Pupuk Buah Naga Dengan Baik

Lakukan pemupukan setiap 3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk NPK yang ditutup dengan pupuk kandang sebanyak 20-40 Kg per tiang penyanggah. Dulur-dulur harus menggunakan pupuk kandang yang sudah matang dan telah mengalami prsoses fermentasi sebelumnya.

Pupuk buah naga yang baik adalah jenis pupuk buah naga organik. Hal ini dikarenakan pupuk buah naga kimia dapat memberikan dampak buruk terhadap tanah, lingkungan, sekaligus buah yang akan dikonsumsi. Buah yang kita konsumsi dapat mengkumulasi bahan bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Oleh karena itu, pupuk untuk buah naga seharusnya jenis pupuk organik.

Dulur-dulur dapat menggunakan pupuk buah naga organik cair , karena mengandung bakteri yang menguntungkan untuk tanaman buah naga. Bakteri dalam pupuk buah naga organik cair GDM Spesialis Buah mampu menghasilkan berbagai hormon yang fungsinya untuk mempercepat pertumbuhan tanaman, mempercepat keluarnya bunga dan mempermudah pembentukan buah. Sehingga buah naga dapat tumbuh maksimal dan besar.

Semprotkan pupuk buah naga organik cair setiap 10 hari sekali pada 3 bulan pertama setelah itu aplikasikan setiap 1 bulan sekali.

Pangkas Tanaman Buah Naga

pangkas tanaman buah naga

Lakukan pemangkasan pada batang utama budidaya buah naga

Cara menanam buah naga dengan pemangkasan pada tanaman buah naga bertujuan untuk menghentikan pertumbuhan cabang/sulur atau menghentikan pertumbuhan tunas baru. Hal ini dilkaukan agar tanaman buah naga dapat cepat berbunga dan berbuah.

Lakukan pemangkasan pada batang utama (primer) apabila tinggi tanaman melebihi tiang penyanggah (sekitar 2 m) dan sisakan 2 cabang sekunder, kemudian pangkas lagi masing-masing cabang sekunder tersebut dan tumbuhkan 2 cabang tersier yang fungsinya adalah sebagai cabang produksi.

Panen Buah Naga

Dulur-dulur wajib tahu ni, bahwa tanaman buah naga dapat berbuah hingga ± 10 tahun.

Waktu panen sebaiknya dilakukan pada saat pagi hari yaitu sekitar pkl. 06.00-09.00 atau saat sore hari pada pkl. 15.00-17.00. Lakukan pemanenan buah naga saat cuaca cerah dan tidak hujan sehingga kondisi buah naga akan lebih awet dan tidak mudah busuk.

Ciri-ciri buah naga yang siap panen adalah :

  1. Buah naga dapat dipetik setelah 50-55 hari setelah muncul bunga.
  2. Kulit buah mengkilat dengan adanya perubahan warna dari hijau menjadi merah.
  3. Pada mahkota buah ukurannya mulai mengecil.
  4. Pada kedua ujung pangkal buah menjadi kering dan keriput.
  5. Buah naga berukuran besar dan bulat sempurna dengan berat diperkirakan antara 400-600 gram.

Halim Garden – Jasa profesional desain dan kontraktor landscape yang mengerjakan berbagai macam tipe atau konsep taman seperti taman hidup, taman tebing, pembuatan gazebo, pembuatan kolam koi, jual tanaman, jual rumput, dan sekaligus melayani jasa potong rumput dan tebang pohon| Bergabung KLIK DISINI | wa 0822 6559 9427 | Email halim.taman165@gmail.com